Andreas Bagus and Partners Advocates (ABP Advocates) didirikan oleh dua advokat muda, Bagus Wicaksono dan Andreas Christian Aditya pada tahun 2015. Meskipun usia firma masih sangat muda, namun sepak terjang ABP Advocates sudah cukup mentereng. Ukurannya adalah kemunculan figur-figur ABP Advocates dalam pemberitaan media, baik itu cetak maupun elektronik.

Sepak terjang ABP Advocates dalam pemberitaan tersebut umumnya berkaitan dengan pendampingan klien. Sebagai “Law Firm Andal di Bidang Hukum Kepailitan”, mayoritas pendampingan klien ABP Advocates berkaitan dengan perkara kepailitan di Pengadilan Niaga, khususnya di Jakarta.

Dalam kasus permohonan pailit PT United Coal Indonesia, misalnya, pendiri ABP Advocates Bagus Wicaksono menjadi kuasa hukum CV Satria Duta Perdana dan CV Exsiss Jaya selaku pemohon. Perusahaan tambang pemegang konsesi batubara terbesar di Kalimantan Timur itu dimohonkan pailit karena memiliki utang yang ditaksir mencapai Rp219,9 juta.

Permohonan kepailitan terhadap PT United Coal Indonesia dilakukan dalam rangka pemenuhan hak sejumlah karyawan PT United Coal Indonesia cabang Site Palaran yang upahnya tidak dibayar selama tiga bulan. Atas permohonan kepailitan ini, PT United Coal Indonesia kemudian mengajukan permohonan Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang.

Walaupun diterima oleh sebagian kreditor yang lain, tetapi permohonan perdamaian yang diajukan PT United Coal Indonesia sempat ditentang oleh CV Satria Duta Perdana dan PT Exsiss Jaya. Alasannya, pihak CV Satria Duta Perdana dan PT Exsiss Jaya tidak sepakat dengan mekanisme pembayaran yang ditawarkan oleh PT United Coal Indonesia.

Pada kasus berbeda, Bagus Wicaksono dipercaya menjadi kuasa hukum dari PT Chandra Sakti Leasing Utama untuk mengajukan permohonan restrukturisasi utang terhadap PT Arkha Jayanti Persada. Permohonan ini merupakan upaya hukum menagih utang sebesar AS$1,35 Juta dan Rp206,51 Juta.

PT Arkha Jayanti Persada yang diketahui merupakan anak usaha dari PT Trakindo Utama terikat dua perjanjian leasing dengan PT Chandra Sakti Leasing Utama. PT Arkha Jayanti Persada adalah penyewa barang modal milik PT Chandra Sakti Leasing. Menurut pihak PT Chandra Sakti Leasing Utama, tagihan terkait dua perjanjian leasing itu telah jatuh tempo dan dapat ditagih.

Makanya, PT Chandra Sakti Leasing Utama mengajukan permohonan restrukturisasi utang dengan turut menyertakan PT Sri Swadhana Utama dan PT BTMU – BRI Finance dengan total utang senilai Rp50 Milyar.

Berikut ini daftar pemberitaan terkait sepak terjang ABP Advocates:

  1. http://kabar24.bisnis.com/read/20160923/16/586301/anak-usaha-trakindo-desak-pt-arkha-jayanti-restrukturisasi-utang
  2. http://www.hukumonline.com/berita/baca/lt543e57f7e0b23/digugat-pailit–united-coal-ajukan-pkpu
  3. http://bisnis.liputan6.com/read/2118397/united-coal-indonesia-digugat-pailit
  4. http://www.tribunnews.com/bisnis/2014/10/13/united-coal-indonesia-digugat-pailit-oleh-cv-satria-duta-perdana
  5. http://kaltim.tribunnews.com/2014/10/13/united-coal-pemilik-konsesi-terbesar-di-samarinda-digugat-pailit
  6. http://nasional.kontan.co.id/news/proposal-perdamaian-united-coal-diterima-kreditur
  7. http://www.gatra.com/ekonomi-1/77442-pt-united-coal-indonesia-digugat-pailit.html
  8. http://nasional.republika.co.id/berita/nasional/hukum/14/10/13/nde4z5-nunggak-bayar-upah-karyawan-perusahaan-ini-diajukan-pailit

 

 
Muhda Partner ABP Advocates
Hi, may I help you?
Send